Tanda-tanda agan2 jodoh apa gak ..

October 19th, 2009 by mpu-gondlonk

sebenernya sih buat yg belon atau nyaris mo nikah…, tapi kalo ternyata
udah terlanjur nikah, ya coba aja liat bener apa engaaak siiih?

coba deh simak 8 pertanda berikut ini:

Pertanda 1

Rahasia sepasang kekasih agar bisa memiliki
umur hubungan yang panjang
adalah adanya saling berbagi.
Anda dan dia selalu bisa saling membantu, entah itu pekerjaan
sepele atau besar.Paling penting adalah Anda
berdua selalu bisa menikmati segala aspek
kehidupan secara bersama-sama. Dan semuanya
terasa amat menyenangkan meskipun tanpa
harus melibatkan orang lain. Nah, apakah Anda
sudah merasakan hal tersebut? Jika ya, selamat
berarti ada harapan bahwa dia adalah calon
pendamping hidup Anda!

Pertanda 2

Salah satu kriteria yang menentukan cocok
tidaknya dia itu jodoh Anda atau
bukan adalah kemampuannya bersikap santai di
depan Anda. Coba sekarang perhatikan, apakah
gerak geriknya, caranya berpakaian, gaya
rambutnya, caranya berbicara serta tertawanya
mengesankan apa adanya? Apakah setiap
ucapannya selalu tampak spontan dan tidak
dibuat-buat ? Jika tidak, (maaf) kemungkinan
besar dia bukan jodoh Anda.

Pertanda 3

Adanya kontak bathin membuat hati Anda berdua
bisa selalu saling tahu. Dan bila Anda atau si dia
bisa saling membaca pikiran dan menduga reaksi
serta perasaanya satu sama lainnya pada situasi
tertentu. Selamat! Mungkin sebenarnya dialah
belahan jiwa Anda yang tersimpan…

Pertanda 4

Bersamanya bisa membuat perasaan Anda
menjadi santai, nyaman tanpa perasaan
tertekan. Berjam-jam bersamanya, setiap waktu
dan setiap hari tak membuat Anda merasa
bosan.. Ini bisa sebagai pertanda bahwa Anda
berdua kelak bisa saling terikat.

Pertanda 5

Dia selalu ada untuk Anda dalam situasi apapun.
Dan dia selalu bisa memahami cuaca dalam hati
Anda baik dalam suka dan duka. Percayalah
pasangan yang berjodoh pasti tak takut
mengalami pasang surut saat bersama.
Sekarang, ingat-ingat kembali. Apakah dia orang
pertama yang datang memberi bantuan tatkala
Anda dirundung musibah? Dia selalu paham saat
PMS Anda datang menyerang? Dia tau keadaan
waktu anda sakit………Jika ya, tak salah lagi.
Dialah orangnya…

Pertanda 6

Dia tak terlalu peduli dengan masa lalu keluarga
Anda, dia tak peduli
dengan masa lalu Anda saat bersama kekasih
terdahulu. Dia juga tak malu-malu menceritakan
masa lalunya.. Nah, kalau begitu ini bisa berarti
dia sudah siap menerima Anda apa adanya..

Pertanda 7

Setiap orang pasti memiliki kekurangan, dan
Anda tak malu-malu memperlihatkannya pada si
dia. Bahkan pada saat Anda tampil ‘buruk’ di
depannya sekalipun, misalnya saat
Anda bangun tidur atau saat Anda sakit dan tak
mandi selama dua hari.

Pertanda 8

Bila Anda merasa rahasia Anda bisa lebih aman
di tangannya daripada di tangan sahabat-sahabat
Anda. Atau Anda merasa sudah tak bisa lagi
menyimpan rahasia apapun darinya, maka
berbahagialah! Karena ini bisa berarti pasangan
sejati telah Anda temukan !

Apakah kedelapan pertanda di atas telah Anda temukan padanya??

bertemu ……..

October 15th, 2009 by mpu-gondlonk

BERTEMU

Saat bertemu dengan orang
yang benar-benar engkau kasihi,
Haruslah berusaha memperoleh kesempatan
untuk bersamanya seumur hidupmu.
Karena ketika dia telah pergi, segalanya telah terlambat.
Saat bertemu teman yang dapat dipercaya,
rukunlah bersamanya.
Karena seumur hidup manusia, teman sejati tak mudah ditemukan.
Saat bertemu penolongmu,
Ingat untuk bersyukur padanya.
Karena ialah yang mengubah hidupmu
Saat bertemu orang yang pernah kau cintai,
Ingatlah dengan tersenyum untuk berterima-kasih .
Karena ia lah orang yang membuatmu lebih mengerti tentang kasih.
Saat bertemu orang yang pernah kau benci,
Sapalah dengan tersenyum.
Karena ia membuatmu semakin teguh / kuat.
Saat bertemu orang yang pernah mengkhianatimu,
Baik-baiklah berbincanglah dengannya.
Karena jika bukan karena dia, hari ini engkau tak memahami dunia ini.
Saat bertemu orang yang pernah diam-diam kau cintai,
Berkatilah dia.
Karena saat kau mencintainya, bukankah berharap ia bahagia ?
Saat bertemu orang yang tergesa-gesa meninggalkanmu,
Berterima-kasihlah bahwa ia pernah ada dalam hidupmu.
Karena ia adalah bagian dari nostalgiamu
Saat bertemu orang yang pernah salah-paham padamu,
Gunakan saat tersebut untuk menjelaskannaya.
Karena engkau mungkin hanya punya satu kesempatan itu saja untuk menjelaskan.
Saat bertemu orang yang saat ini menemanimu seumur hidup,
Berterima-kasihlah sepenuhnya bahwa ia mencintaimu.
Karena saat ini kalian mendapatkan kebahagiaan dan cinta sejati.

“Pemberontakan Norma”

February 3rd, 2009 by mpu-gondlonk

KOIL - Suaramu Merdu

memadamkan harapan dalam kenyataan
aku yang hampa dan ingin bercerita menyedihkan
menanggung berat beban kepasrahan
dan seolah kita merasa bersama bahagia

di telingaku suaramu merdu
merenggut hati dan berlinang air mata
jatuh dalam gelap kesepian

mencintai dan memutihkan kegelapan hatiku
yang hampa dan tak berperasaan
menyanyikan senandung persembahan kematian
dan selamanya kita dengarkan

lagu lagu dan suara merdu
menyayat hati menyedihkan
di telingaku suaramu merdu
peluk diriku menakutkan

dalam hatiku lagumu syahdu dan menyedihkan
berlinang tangis selamanya dalam gelap kesepian

kekasih yang tak di anggap

July 28th, 2008 by mpu-gondlonk

Aku mentari tapi tak menghangatkanmu
Aku pelangi tak memberi warna di hidupmu
Aku sang bulan tak menerangi malammu
Akulah bintang yg hilang ditelan kegelapan

Selalu itu yg kau ucapkan padaku


Sebagai kekasih yg tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba mengalah
Menahan setiap amarah

Aku sang bulan tak menerangi malammu
Aku lah bintang yg hilang ditelan kegelapan

Sebagai kekasih yg tak dianggap
Aku hanya bisa mencoba bersabar
Ku yakin kau kan berubah

May 12th, 2008 by mpu-gondlonk

Alone - Heart

I hear the ticking of the clock
I’m lying here the room’s pitch dark
I wonder where you are tonight
No answer on the telephone
And the night goes by so very slow
Oh I hope that it won’t end though

Alone

Till now I always got by on my own
I never really cared until I met you
And now it chills me to the bone
How do I get you alone

You don’t know how long I have wanted
to touch your lips and hold you tight, oh
You don’t know how long I have waited
and I was going to tell you tonight
But the secret is still my own
and my love for you is still unknown

Alone

Till now I always got by on my own
I never really cared until I met you
And now it chills me to the bone
How do I get you alone

How do I get you alone
How do I get you alone
How do I get you alone

Alone, alone

bangsad

April 29th, 2008 by mpu-gondlonk

apa salahku ? ………………..

pertanyaan konyol ..
pura pura bodoh ……….

kamu bisa menyadari apa salahmu saja belum tentu bisa membalut luka ..
apa lagi sampai kamu ga sadar apa kesalahanmu hingga membuat seseorang jadi begitu terluka ..

kupu kupu kertas

April 12th, 2008 by mpu-gondlonk

Setiap waktu engkau tersenyum
Sudut matamu memancarkan rasa
keresahan yang terbenam, kerinduan yang tertahan,
duka dalam yang tersembunyi jauh di lubuk hati
Kata-katamu riuh mengalir bagai gerimis

Seperti angin tak pernah diam
selalu beranjak setiap saat
menebarkan jala asmara, menaburkan aroma luka
Benih kebencian kau tanam bakar ladang gersang
Entah sampai kapan berhenti menipu diri

Kupu-kupu kertas
yang terbang kian kemari
Aneka rupa dan warna
dibias lampu temaram
ho ho ho ho ho

Membasuh debu yang lekat dalam jiwa,
mencuci bersih dari segala kekotoran
ho ho ho ho

Aku menunggu hujan turunlah,
aku mengharap badai datanglah
Gemuruhnya akan melumatkan semua
kupu-kupu kertas

Kupu-kupu kertas
yang terbang kian kemari
aneka rupa dan warna
dibias lampu temaram

Kupu-kupu kertas
yang terbang kian kemari
aneka rupa dan warna
dibias lampu temaram

Kupu-kupu kertas
yang terbang kian kemari
aneka rupa dan warna
dibias lampu temaram

s e n d i r i

March 13th, 2008 by mpu-gondlonk

Sendiri.

Ya, pada akhirnya kita adalah mahluk yang sunyi. Sendirian kita hadapi
dunia ini. Sendirian kita hadapi hidup ini. Sendirian kita merasakan
kegembiraan dan kepahitan kita. Kita hidup dan begerak dalam waktu yang
amat terbatas. Pendek dan melintas untuk sirna dalam sepi. Sebab itu,
apa guna kita hadapi hidup ini dengan penuh dendam? Apa guna kita isi
hidup ini dengan kemarahan dan kekhawatiran? Bukankah itu hanya suatu
kesia-siaan? Tidakkah lebih baik kita menerima segala hal dengan sadar
dan tabah? Sebab apa yang terjadi saat ini hanya masa lalu yang
tertunda. Apa yang terjadi saat ini kelak akan larut dalam waktu.
Perasaan dan hanya perasaan kita yang sanggup merubah hidup kita. Maka
untuk apa segala kegundahan kita ini?

Langit kelam. Hujan menderas. Angin menderu. Air menggenang. Gunung
meletus. Bumi berguncang. Ombak menyapu. Banjir. Gempa. Kering. Segala
sesuatu terjadi dalam waktu sekarang. Masa lalu, ya masa lalu kita yang
saat ini terasa sebagai suatu kejayaan, kemanakah perginya? Masa depan,
ya masa depan yang terasa menyempit dalam ketakutan, kapankah tibanya?
Kita hidup di dunia sekarang. Kita hidup bersama waktu saat ini.
Apapula yang dapat kita lakukan? Apa yang dapat kita buat? Apa? Tahukah
kita? Kenalkah kita? Sadarkah kita?

Sendiri.
Ya, pada akhirnya kita harus menghadapi diri kita sendiri.
Dengan penuh kesadaran akan bencana, rasa pahit dan kemarahan di dalam
perasaan kita. Untuk apa kita tangisi segala hal ihwal yang telah
terjadi dan tak mungkin kita ulangi lagi? Untuk apa? Bukankah lebih
baik kita memulai awal yang baru dari saat ini? Sebab kita hidup selalu
berawal dari saat ini. Kita hidup di dalam waktu sekarang. Bukan dari
masa yang telah silam. Maupun dari masa yang belum tiba. Ya, sekarang,
kita hidup dan menerima hidup ini dengan penuh kesadaran untuk memulai
sekali lagi. Untuk merubah hal-hal yang telah terjadi. Untuk tidak
mengulangi lagi kesalahan-kesalahan yang telah terjadi. Bukan dengan
berdiam diri dan pasrah menerima segala apa yang telah membuat
kepahitan dalam diri kita. Bukan hanya dengan duduk merenung dan
menyesali apa yang telah kita lakukan di masa lalu. Sesali apa yang
harus disesali, tetapi tinggalkan dia dalam waktu yang telah silam.
Bangkit dan berdirilah untuk mengawali hidup kita sekali lagi. Sebab
kita harus tahu. Ya, kita harus tahu bahwa hidup selalu menyimpan
harapan selama kita tetap mau bertahan dan pantang untuk menyerah.
Pantang untuk berputus asa atas segala yang telah terjadi.

Pelangi akan muncul setelah hujan. Matahari akan bersinar terang
setelah badai. Gelombang akan mengalun lembut setelah topan.
Bunga-bunga mekar. Maka belajarlah dari alam. Belajarlah betapa semesta
ini selalu mengalir untuk memperbaharui dirinya. Belajarlah bahwa kita
ada dan hadir bukan untuk kalah. Ya, kita hanya melintas sekejap dalam
waktu panjang sejarah bukan untuk dipatahkan dan layu begit saja.
Tidak, temanku. Kita hadir di dunia ini untuk suatu keberadaan yang
berguna. Keberadaan yang tidak semestinya kita sia-siakan begitu saja.
Kita hidup dan bertanggung-jawab terhadap hidup kita sendiri. Sendiri.
Bukan tergantung pada apa yang dilakukan orang lain. Bukan tergantung
pada apa yang dibuat lingkungan. Bukan. Kita lahir sendiri, kita
menghadapi kenyataan sendiri, kita pun menghadapi segala suka duka kita
sendiri. Mutlak sendiri. Maka untuk apa bersedih hati? Untuk apa? Kita
toh bukan bahan tertawaan dunia ini. Karena kita ada. Kita telah ada.
Dan tak seorang pun, tak sesuatu pun dapat meniadakan keberadaan kita
ini. Tak seorang pun dapat. Biar pun kita sendiri.

Sendiri.
Kita mahluk yang sunyi. Kita mahluk yang sepi. Namun jauh
di dalam relung hati kita, sesuatu berdiam dengan penuh kekuatan.
Kekuatan yang sering gagal kita rasakan keberadaanNya. Kekuatan yang
selalu berada namun jarang kita cari. Telah lama kita lupakan Dia.
Telah lama kita tinggalkan Dia sunyi sepi sendiri di dalam jiwa kita.
Ya, mungkin karena itulah kita kini merasa sepi. Mungkin karena itulah
sekarang kita merasa ditinggalkan. Mungkin karena itulah saat ini kita
merasa tidak berharga dan tidak punya tujuan dalam hidup lagi. Dan
sebab itu, untuk berubah, marilah kita cari Dia kembali. Marilah kita
kembali menyusuri patok-patok pegangan yang telah dipasangNya. Agar
kita tak kehilangan arah lagi. Agar kita bisa menyadari bahwa kita
tidaklah seorang diri. Ya temanku, kita sendiri di dunia ini memang,
namun kita tak pernah sendirian secara mutlak. Ada Dia yang selalu
menemani perjalanan kita. Melekat seperti bayang-bayang kita.
Menjangkau kita saat kita jatuh. Mengelus kepala kita saat kita
berduka. Membopong kita saat kita terluka. Sendiri tapi tak sendiri.
Inilah kita semua. Kita. Semua. Tuhan itu ada. Mari kita temani Dia.
Mari jangan biarkan Dia sepi. Mari jangan biarkan kita sunyi. Jangan.
Jangan. Dia menunggu kita. Selalu. Selamanya.

why .. ?

February 16th, 2008 by mpu-gondlonk

adalah bersua.

indah tiada terkira

 

adalah menanti.

setia dalam jarak yang tak pernah dimengerti.

 

adalah berharap.

selalu manis, semanis resah yang menemani.

adalah datang ..

membawa luka .. luka yg tak lagi asing bagiku

 

adalah kecewa.

bersulam tangis dalam ledakan airmata.

 

adalah sendiri.

sendiri adalah pahit yang tak terdefinisi


adalah resiko …


… ya .. aku harus kuat ..

bodoh

February 16th, 2008 by mpu-gondlonk

seharusnya aku pergi

berlari,

menjauh,

bersematkan keangkuhan

 

dan kucabik-cabik sisa penantian ini

dengan tikaman jenuhku